ADSENSE1

Tak Tahan Dihujat Rakyat , Menaker Ida Fauziyah : Yang Mencaci Sudah Melebihi Tuhan

 

sumber foto : pikiran rakyat

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengaku sudah tak tahan lagi dengan hujatan masyarakat Indonesia di dunia maya.

Tak tahan menerima banyak hujatan terkait keputusannya mengenai aturan JHT, Ida Fauziyah akhirnya buka suara. Ida Fauziyah menyesalkan banyak orang yang mencaci maki dirinya akibat aturan terbaru JHT. Ia bahkan menyebut bahwa orang-orang yang mencacinya sudah melebihi Tuhan.

“Kalau saya mau enak, tidak mau dicaci maki, tidak mau dihakimi, bahkan teman-teman yang mencaci maki itu sudah melebihi Tuhan, ‘ibu akan disiksa di neraka’ sudah melebihi Tuhan,” kata Ida Fauziyah seperti dikutip Kabar Besuki dari Youtube iNews pada 23 Februari 2022.

Ida Fauziyah mengatakan bahwa aturan JHT terbaru ini sebenarnya memberikan banyak manfaat bagi para pekerja.

Ida dalam beberapa hari belakangan ini memang ramai dikritik publik setelah dirinya mengundangkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022 Tentang tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT). Di mana dalam peraturan itu disebutkan JHT baru bisa dicairkan di usia 56 tahun.

Lantaran sudah tidak tahan dengan hujatan masyarakat Ida mengaku dirinya sampai curhat kepada salah satu teman baiknya. Dia tidak menyebutkan nama temannya tersebut, namun yang jelas sahabatnya itu berusaha untuk menenangkan dirinya dan meminta Ida tidak putus asa.

Ida Fauziyah menyesalkan banyaknya pihak yang menghujat dirinya akibat aturan terbaru dana JHT. Tak tanggung-tanggung, Menaker mengungkapkan bahwa orang-orang yang menghujatnya sudah melebihi Tuhan.

Pengakuan Menaker itu rupanya mendapat berbagai respons, salah satunya dari dr. Eva Sridiana Chaniago. Ketua Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu itu mengutarakan pendapatnya melalui akun Twitter @__Sridiana_3va.

Dengan adanya aturan tersebut, dr. Eva menilai bahwa Ida Fauziyah kerap mengatur uang dan hak milik masyarakat. "Itu sama dengan mau mengatur nasib orang," ucap dr. Eva, sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-Depok.com pada Kamis, 24 Februari 2022.

Maka dari itu, dr. Eva mempertanyakan terkait dengan pernyataan yang dilontarkan Menaker Ida Fauziyah. "Siapa yang mau melebihi Tuhan?" pungkas dr. Eva Sridiana pada akhir cuitannya.

“Udah bu santai saja. Ibu kan punya Tuhan. Ibu mengadu saja sama Allah,"kata Ida menirukan nasihat temannya sebagaimana dilansir Populis.id dari saluran YouTube Deddy Corbuzier Minggu (20/2/2022).

Ida melanjutkan, temannya tersebut berusaha untuk menguatkan dirinya, dia mengatakan, sepanjang Permenaker 2/2020 itu benar dan peraturan itu dibikin untuk kebaikan masyarakat Indonesia, maka tidak perlu khawatir. Mereka yang menghujatnya bisa belum mengerti secara keseluruhan peraturan itu.

"Sepanjang apa yang ibu lakukan itu benar dari aspek yuridis, filosofis, sosiologis, maka semua dikerjakan, disosialisasikan penuh keyakinan, setelah itu wadul (mengaku) kepada Allah,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui Permenaker 2/2022 itu panen kritik setelah diundangkan pemerintah beberapa waktu lalu, kritik tidak hanya datang dari masyarakat awam namun sejumlah tokoh hingga ketua umum partai politik ikut mengkritik peraturan itu.

Salah satunya datang dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurutnya Peraturan merugikan masyarakat.

AHY menegaskan ketentuan pembayaran JHT itu sangat tidak adil dan tidak masuk akal, seharusnya JHT kata dia bisa dicairkan kapan saja, tak perlu menunggu hingga usia 56 tahun. Dia memastikan partainya akan terus memperjuangkan ini untuk masyarakat Indonesia.

“Saya sepakat apa yang terjadi dengan JHT tidak adil dan tidak logis. Tugas kami sebagai penyambung aspirasi rakyat. Baik melalui jalur legislatif pusat maupun di daerah,” kata AHY Minggu (20/2/2022).

AHY menegaskan, banyak masyarakat yang marah dengan keputusan pemerintah terkait JHT ini, dia mengaku sudah mendengar langsung keluh kesah masyarakat ketika sedang berkunjung ke Makassar beberapa hari lalu. Masyarakat di sana, kata dia sampai memohon partai Demokrat berjuang melawan keputusan yang dinilai sangat merugikan tersebut.

“Kemarin saya baru kembali dari Makassar, juga mendapatkan curhat yang sama. Mereka marah, kecewa, dan memohon pertolongan. Ini yang harus diperjuangkan,” tandasnya.


Penulis : Yohanes A Kopong Corebima via populis.id

Belum ada Komentar untuk "Tak Tahan Dihujat Rakyat , Menaker Ida Fauziyah : Yang Mencaci Sudah Melebihi Tuhan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

ADSENSE2

MGID Gadget Pintar

ADSENE3