Banyak yang tidak Tau ... !!! Inilah Arti Serta Makna dari Kata Laa Hawla wa Laa Quwwata Illa Billah

 

sumber foto : semuanya djt

Seringkali biasanya kita melafadzkan kalimat “la haula wala quwwata illa billah” atau “hauqalah” sudah tidak asing lagi bagi umat Islam.

Tetapi kita tidak tau arti dan makna lafadz tersebut, Lafadz ini merupakan salah satu dzikir yang memiliki keutamaan sangat banyak.

Selain menunjukkan permohonan pertolongan kepada Allah, kalimat la haula wala quwwata illa billah juga menjadi sarana untuk mendapatkan kemuliaan abadi dan keselamatan atas pertolongan-Nya.

Seperti dilansir Harian Massa dari situs resmi laman Islam.nu.or.id menjelaskan, menurut hadist Rasulullah SAW berbunyi;

يَا عَبْدَ اللهِ بْنَ قَيْسٍ، أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى كَنْزٍ مِنْ كُنُوْزِ الجَنَّةِ؟ قُلْتُ: بَلى يَا رَسُوْلَ الله، قَالَ: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Artinya, “Wahai Abdullah bin Qais, maukah aku tunjukkan kepadamu suatu simpanan dari berbagai simpanan surga?” Aku menjawab: “Tentu, wahai Rasulullah.”

Kemudian beliau bersabda: “La haula wala quwwata illa billah.” (HR al-Bukhari). Menurut penjelasan Syekh Muhammad Asyraf bin Amir Syaraful Haq as-Siddiqi (wafat 1329 H) mengatakan, yang di maksud simpanan (kanzun) pada hadits di atas adalah pahala yang oleh Allah disimpan di dalam surga.

Yang kelak di akhirat akan diberikan kepada orang-orang yang membaca kalimat la haula wala quwwata illa billah, atau bisa juga diartikan sebagai barang surga yang sangat indah yang sudah dipersiapkan oleh Allah untuk orang-orang yang membacanya (Muhammad Asyraf as-Siddiqi, ‘Aunul Ma’bûd Syarhu Sunan Abî Dâwud, [Beirut, Dârul Kutubil ‘Ilmiyyah: 2009], juz IV, halaman 271).

Dengan adanya hadist ini menjadikan umat Islam sangat semangat untuk membaca kalimat la haula wala quwwata illa billah atau hauqalah, dan menjadikannya sebagai wirid secara istiqamah.

Semua umat Islam yang ada di belahan dunia pasti tahu dengan bacaan yang satu ini. Namun, yang perlu diketahui pertama kali dari bacaan ini adalah makna yang terkandung di dalamnya.

Makna La Haula wala Quwwata illa billah atau Hauqalah, Di balik kalimat la haula wala quwwata illa billah atau hauqalah terdapat ragam penafsiran dari para ulama. Penafsiran tersebut disampaikan satu persatu oleh Syekh Abul ‘Ala al-Mubarakfuri (wafat 1353 H) dalam salah satu kitabnya Tuhfatul Ahwâdzi. Di antaranya sebagaimana penafsiran yang disampaikan oleh Imam Nawawi:

قَالَ النَّوَوِيُّ هِيَ كَلِمَةُ اسْتِسْلَامٍ وَتَفْوِيْضٍ، وَأَنَّ الْعَبْدَ لَا يَمْلِكُ مِنْ أَمْرِهِ شَيْئًا، وَلَيْسَ لَهُ حِيْلَةٌ فِي دَفْعِ شَرٍّ وَلَا قُوَّةَ فِي جَلْبِ خَيْرٍ إِلَّا بِإِرَادَةِ اللهِ

Artinya, “Imam an-Nawawi berkata: 'Kalimat la haula wala quwwata illa billah atau hauqalah adalah kalimat yang penuh kepatuhan dan kepasrahan diri (kepada Allah), dan sungguh seorang hamba tidak memiliki urusannya sedikit pun, tidak ia tidak memiliki daya untuk menolak keburukan dan tidak memiliki kekuatan untuk menarik kebaikan.

Kecuali dengan kehendak Allah SWT.” (Abul ‘Ala Muhammad ‘Abdurrahman bin ‘Abdurrahim al-Mubarakfuri, Tuhfatul Ahwâdzi bi Syarhi Jâmi’it Tirmidzi, [Beirut, Dârul Kutubil ‘Ilmiyyah: 2000], juz IX, halaman 301).


Keutamaan dari lafadz la haula wala quwwata illa billah atau hauqalah bisa mendapatkan jaminan surga kelak di akhirat. Menurut hadist Rasulullah SAW, memperbanyak membaca kalimat la haula wala quwwata illa billah atau hauqalah, karena dapat menolak segala pintu kejelekan. Rasulullah saw bersabda:

اِسْتَكْثِرُوْا مِنْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ، فَإِنَّهَا تَدْفَعُ تَسْعَةً وَتِسْعِيْنَ بَابًا مِنَ الضَّرِّ أَدْنَاهَا الْهَمُّ (رواه العقيلي. ضعيف)

Artinya, “Perbanyaklah dari (membaca) la haula wala quwata illa billah, karena sesungguhnya ia bisa menolak sembilan puluh Sembilan pintu dari beberapa pintu kejelekan, dan yang paling ringan darinya adalah kesusahan.” (HR al-‘Uqaili. Dha’îf)

sumber :  islam.nu.or.id 

Belum ada Komentar untuk "Banyak yang tidak Tau ... !!! Inilah Arti Serta Makna dari Kata Laa Hawla wa Laa Quwwata Illa Billah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel