UntukMu yang Masih Bilang Belum Siap di Hijab, Kamu harus Paham tentang Hal ini

 

sumber foto : Hijab

Di zaman ini, banyak wanita yang masih ragu-ragu untuk menutup auratnya dengan berbagai macam alasan. Ada yang beralasan ragu, belum siap lah, nanti saja jilbabkan hati dulu dan seterusnya.
Allah swt berfirman
dalam QS al-‘Ankabut 45,
واعمل الصلاة. إن الصلاة تمنع السيئات والشر
Dan laksanakan shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar
Jika shalat belum menjadikan seseorang menutup aurat yang diperintahkan oleh Allah swt, maka itu menunjukkan bahwa dia mengerjakan shalat hanya secara lahiriyah saja dan kosong dari rasa takut dan khusyu
kewajiban-kewajiban yang Allah dan Rasul-Nya tetapkan tidak berkonotasi saling menggantikan satu sama lainnya. Orang rajin menunaikan sholat tidak bermakna dia boleh untuk tidak puasa, atau nilai pahala sholatnya dapat menutupi dosa tidak puasanya. Karena itu, wanita yang rajin melakukan sholat tapi tidak memakai jilbab, nilai sholatnya tidak dapat menghapus dosa tidak memakai jilbab. Dalam artian, ia tetap berdosa karena belum mau mengikuti syariat memakai jilbab
Salah satu tanda diterimanya sholat dan puasa adalah munculnya pengaruh ibadah tersebut dalam bersikap maupun bertutur kata. Dalam sebuah hadis qudsi, Allah Swt berfirman
في الحقيقة أنا فقط أقبل الصلاة من شخص يتواضع في صلاته بسبب عظمتي ولا يشوه سمعة خليقي ولا يستمر في عصيانني ويستغل اليوم ليذكرني ويحب الفقير وابن سبيل وغيرهم. الأرامل ويحبون من يتضرر من المصائب
Sesungguuhnya aku hanya menerima sholat dari seseorang yang merendahkan dirinya dalam sholatnya karena kebesaran-Ku, tidak mencemarkan nama baik ciptaan-Ku, tidak terus menerus bermaksiat kepada-Ku, memanfaatkan waktu siang untuk mengingat-Ku, mengasihi orang-orang miskin, ibnu sabil dan janda-janda, serta mengasihi orang yang terkena musibah
HR. Al-Bazzar
Bagaimanapun itu, jika ibadah dikerjakan dengan sah disertai khusyu’ dan ikhlas, maka masih ada harapan untuk diterima oleh Allah swt. Jika seorang perempuan masih belum menutup auratnya dengan hijab, artinya dia belum sepenuhnya mematuhi perintah Rabb-nya. Jika demikian, maka dia akan mendapat hukuman dari kemaksiatannya tersebut selama dia belum bertaubat
Allah swt berfirman
dalam QS an-Nisa: 48
إن الله لا يغفر الذنوب لأنه يشرك الشرك ويغفر الذنوب غير الشرك لمن يشاء.
Sesungguhnya Allah swt tidak mengampuni dosa karena mempersekutukan-Nya syirik dan Dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang Dia kehendaki ( QS Annisa : 48 )
Bagi kita para perempuan, hendaknya tidak berlarut-larut dalam kemaksiatan karena kita tidak pernah tau apakah kita termasuk orang-orang yang dikehendaki Allah swt untuk mendapat ampunan atau tidak.
Hendaknya juga kita bertaubat dengan taubatan nasuha setelah melakukan maksiat dengan berlandaskan pada rasa sesal terhadap kesalahan setelah berlepas darinya serta bertekad untuk tidak kembali mengulanginya.
Allah swt berfirman
dalam QS Thaha: 82,
وإني أغفر لمن تاب وآمن وعمل الصالحات ثم بقي على الصراط
Dan Sesungguhnya aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat beriman, beramal saleh kemudian tetap di jalan yang benar
Selama masih ada kebaikan, ketaatan, dan amal shalih di dalam diri serang muslimah maka masih ada harapan baginya untuk mengembalikan diri pada kebaikan yang dituntut oleh Allah swt dan menjauhkan diri dari kemaksiatan.

Diposting di : Pecinta Shalawat

Belum ada Komentar untuk "UntukMu yang Masih Bilang Belum Siap di Hijab, Kamu harus Paham tentang Hal ini"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel